Kontekstualitas dan Representasional Patung Monumen di Kota Bandung

Authors

  • Gustiyan Rachmadi Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Indonesia
  • Husen Hendriyana
  • Asep Miftahul Falah

DOI:

https://doi.org/10.26742/panggung.v33i2.2609

Abstract

Pembuatan patung monumen sering dijadikan penanda seperti simbol dan ikon tertentu yang dianggap penting. Permasalahannya yaitu bagaimana kontekstualitas dan representasi dari gagasan, konsep, bentuk, dan tempat patung monumen itu diwujudkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teks dan konteks, serta bentuk estetik patung monumen di Kota Bandung. Berdasarkan penelusuran data di lapangan didapatkan lima puluh bentuk patung monumen di wilayah kota Bandung. Namun, dari hasil proses analisis seleksi objek hanya tiga patung monumen yang dijadikan sample pembahasan penelitian ini, yaitu Patung Monumen Pemuda Pelajar Pejuang 45, Patung Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, dan Patung Monumen Bandung Lautan Api. Untuk mengetahui kontekstualitas dan representasi dibalik wujud dan bentuk patung yang dimaksud, penelitan ini menggunakan metode semiotika, yakni untuk mengkaji hubungan antara tanda-tanda dengan designata atau objek-objek patung monumen beserta kajian aspek kesejarahannya. Pada kajian fenomena seni patung monumental ditempatkan sebagai fenomena kebahasaan yang memiliki struktur tertentu seperti halnya bahasa, yakni aspek langue, parole, sintagmatik dan paradigmatik, icon, index, symbol. Hasil penelitian mengungkapkan teks dan konteks pembuatan patung monumen di Kota Bandung sehingga memungkinkan bisa memberikan jawaban secara kontekstual terkait dengan nilai historis, ekologis, nasionalis, edukasi serta representasi proses kreatif. Bentuk estetis merupakan gagasan dan konsep yang menjadi dasar perwujudan patung monumen tersebut. Kata Kunci : kontekstualitas; representasi; patung, monumen

References

Admin BBC. (2022). Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat. diakses pada 28 Mei 2023, pukul 09.07 dari https://www.bandung.go.id/features/detail/25/monumen-perjuangan-rakyat-jawabarat

Afini, A., & Mirwa, T. (2021). Analisis Bentuk dan Proporsi Patung Monumen Veteran di Gedung Yudha Bhakti DPD Legiun Veteran Republik Indonesia di Kota Medan. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 3(3), 1040-1046.

Alim, A. A. N., Karim, M., & Wulandari, S. (2023). Kode Hermeneutik, Kode Proaretik, dan Kode Budaya dalam Transliterasi Manuskrip Kisah Raja-Raja Jambi. Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra, 1(3), 295-304.

Arifin, Y. S., & Budiwaspada, A. E. (2021). Budaya Lokal Sebagai Unsur Pembentuk Branding Kabupaten Tasikmalaya. IRAMA: Jurnal Seni Desain Dan Pembelajarannya, 3(2), 26-37.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Barkah, H. J. (2013). Claude Levi-Strauss: Si Empu Strukturalisme. Diakses tanggal 05 Mei 2023. Tersedia di http://Fauziteater76.blogspot.com/2013/07/claude-levi-strauss-si-empu.html.

Barthes, R. (1973). Elemen of Semiology. New York: Hill and Wang.

B. B. N dan A. H. Y. (2009). Patung Pelajar Pejuang Karya Sunaryo. diakses pada 28 Mei 2023, pukul 09.45 dari https://news.detik.com/berita-jawabarat/d-1121880/patung-pelajarpejuang-karya-sunaryo

Brilyana, Y.A. (2022). Monumen Bandung Lautan Api, Destinasi Wisata Sejarah. diakses pada 28 Mei 2023, pukul 08.23 dari https://www.bandung.go.id/news/read/6883/hjkb212-monumenbandung-lautan-api-destinasi-wisatasejarah

Budiman, K. (2000). Kosa Semiotika. Yogyakarta: Penerbit LKIS.

________. (2005). Ikonisitaska Sastra dan Seni Rupa. Yogyakarta: Penerbit Buku Bagus.

________. (2004). Semiotika Visual. Yogyakarta: Penerbit Buku Bagus.

Creswell, J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dewojati, D. (2017). Kajian Estetika Patung Monumen Jenderal Sudirman Di Yogyakarta. (Doctoral Dissertation). Program Pasca Sarjana, Institut Seni Indonesia (ISI), Surakarta.

Erlita, N. (2017). City Branding Provinsi Bengkulu pada Festival Tabot dalam Upaya Melestarikan Pariwisata Budaya Daerah. Jurnal Visi Komunikasi, 16(1), 14-25.

Erlyana, Y., & Betsymorla, B. (2020). Tinjauan Visual Kemasan Teh Botol Sosro Edisi Khusus Hut RI ke-75. DESKOMVIS: Jurnal Ilmiah Desain Komunikasi Visual, Seni Rupa Dan Media, 1(3), 173-183.

Falah, Asep Miftahul. (2021). Makna Simbolik Patung Monumen Di Taman Balai Kota Bandung. Atrat: Jurnal Seni Rupa, 8(3), 111-119.

Fitria, D., Gani, M. H., & Rian, R. (2021). Monumen Perjuangan Masyarakat Cupak Ditinjau Dari Segi Bentuk, Fungsi Dan Tata Letak. V-art: Journal of Fine Art, 1(1), 1-8.

Hasbullah, H., & Yasa, G. P. P. A. (2020). Makna Kode Visual Dalam Scene Film Animasi “Battle Of Surabaya”. Jurnal Bahasa Rupa, 3(2), 124-129.

Himawan, M. H. (2016) Sejarah Perkembangan Seni Patung Modern Indonesia : Pengaruh Tradisi Dan Kecenderungan Kontemporer Laporan Penelitian Pustaka. Project Report (Monograph). Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Surakarta.

Himawan, M. H. (2017) Kuasa Simbolik Patung Ruang Publik : Studi Kasus Di Wilayah Kota Surakarta. Project Report (Monograph). Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Surakarta.

Isnaini, H. (2021). Konsep Memayu Hayuning Bawana: Analisis Hermeneutika pada Puisi-Puisi Sapardi Djoko Damono. LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia Dan Daerah, 11(1), 8-17.

Isla, M. (2019). Kajian Patung Monumen Perjuangan Nani Wartabone Melalui Latar Belakang Dan Visualisasinya. (Tesis). Program Studi Magister Desain, Universitas Komputer Indonesia, Bandung. Kusumah, W. I., Kusumawati, D. N. I., &

Wibisono, W. (2022). Tinjauan Desain Pemaknaan Semiotika Karya 3 Dimensi Monumen Dirgantara Di Jakarta. ISTA Online Technologi Journal, 3(1), 1-12.

Lauwrentius, S. (2015). Penciptaan City Branding Melalui Maskot sebagai Upaya Mempromosikan Kabupaten Lumajang. (Doctoral Dissertation). Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya.

Nisa, C., & Sinaga, R. (2023). Analisis Semiotika Roland Barthes Terhadap Nilai Nasionalisme Dalam Novel Titik Nadir Karya Windy Joana. ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 3(2), 271-280.

Nurhidayah, S., & Badrus, M. (2022). Dilematika Dalam Cerpen Hipotenusa Karya Sunging Raga: Ranah Tak Bertuan Teks Sastra. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, 6(2), 78-93.

Nurcahyo, M., & Humaira, I. E. (2021). Konservasi Tiga Monumen di Pasar Kotagede sebagai Upaya Pelestarian Nilai Sejarah. Seminar Nasional Menata Kawasan Cagar Budaya Lewat Bentang Karya, 18 Desember 2021, Yogyakarta. ISI Yogyakarta.

Nöth, W. (1990). Hanbook of Semiotics. Bloomington: Indiana University Press.

Piliang, Y. A. (2004). Semiotika teks: Sebuah pendekatan analisis teks. Mediator: Jurnal Komunikasi, 5(2), 189-198.

Rachmadi, G., Gustami, S. P., & Triatmodjo, S. (2015). Sosioestetik: Patung Ruang Publik Kawasan Hunian Masyarakat Urban. Panggung, 25(1), 81-90.

Rahayu, T. P. (2022). Kode Pembacaan Roland Barthes Dalam Cerpen Pemintal Kegelapan Karya Intan Paramaditha: Kajian Semiotika. FONEMA: Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(1), 40-52.

Rian, R., & Suryanti, S. (2020). Reinterpretasi Monumen Bagindo Aziz Chan Karya Arby Samah dalam Ikonografi Erwin Panofsky. Panggung, 30(1), 35-52.

Salam, S., & Muhaemin, M. (2020). Pengetahuan dasar seni rupa. Makassar: Badan Penerbit UNM.

Sandjaja, B. dan Heriyanto, A. (2011). Panduan Penelitian. Jakarta: Prestasi Pustakaraya.

Santoni, S., Keumala, I., & Fecianti, F. (2018). Analisis Kriteria Ruang Publik Pendukung Perubahan Ruang Pasif Menjadi Aktif Pada Taman Monumen Bandung. Architecture Innovation, 2(2), 11-21.

Setiaji, N. C., & Hanif, M. (2018). Kajian Makna Simbolis Patung dan Monumen di Kabupaten Ponorogo Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah Lokal. Agastya: Jurnal Sejarah Dan Pembelajarannya, 8(01), 59-74.

Sucitra, I. G. A. (2015). Transformasi sinkretisma Indonesia dan karya seni Islam. Journal of Urban Society’s Arts, 2(2), 89-103.

Sukyadi, D. (2013). Dampak pemikiran Saussure bagi perkembangan linguistik dan disiplin ilmu lainnya. Jurnal Parole, 3(2), 1-19.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitaif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sudarsono. (2010). Spirit Sosial Budaya Patung Monumen Slamet Riyadi Di Kawasan Gladag Surakarta. (Tesis). Program Pascasarjana, Program Studi Kajian Budaya, Fakultas Sastra Dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Susanto, D. (2012). Pengantar Teori Sastra. Yogyakarta: CAPS.

Suparno, B. A., & Utami, Y. S. (2021). Revitalisasi dan Digitalisasi Monumen Pers Nasional. LPPM Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Yogyakarta. ISBN: 978 623 896 778.

Tamara, J. (2020). Kajian Semiotika Roland Barthes pada Poster Unicef. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 3(2), 726-733.

Tobing, R. R., & Siahaan, U. (2014). Karakteristik Fisik Koridor Komersial Antar Kota Baru Dalam Kaitannya Dengan Penataan Periferi Kawasan Terstruktur Dan Regulasi Kasus Studi: Koridor Serpong Tangerang Selatan. Research Report-Engineering Science, Vol. 2.

Wahjuwibowo, I. S. (2019). Semiotika Komunikasi Edisi III: Aplikasi Praktis Untuk Penelitian Dan Skripsi Komunikasi. Jakarta: Penerbit Mitra Wacana Media

Published

2023-07-05

How to Cite

Rachmadi, G., Hendriyana, H., & Falah, A. M. (2023). Kontekstualitas dan Representasional Patung Monumen di Kota Bandung. Panggung, 33(2), 155–171. https://doi.org/10.26742/panggung.v33i2.2609

Citation Check

Most read articles by the same author(s)